ANTARA/ Muhammad Heriyanto

Danantara: Sektor Kunci Dalam Ketahanan Pangan Dan Infrastruktur Digital

Selasa, 25 Mar 2025

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengungkapkan sejumlah sektor prioritas yang menjadi fokus investasi di masa mendatang, antara lain ketahanan pangan, ketahanan energi, hilirisasi, serta infrastruktur digital.

“Ini adalah area yang menarik bagi banyak investor. Ini juga merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan perekonomian kita di masa depan,” kata Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir dalam acara Meet The Team Danantara Indonesia di Jakarta, pada hari Senin.

Dari perspektif keuntungan, Pandu menekankan bahwa Danantara akan selalu mempertimbangkan aspek jangka panjang, yang membedakannya dari perusahaan investasi swasta yang cenderung melakukan spekulasi dalam jangka pendek.

“Dalam hal fokus pada keuntungan, kami akan selalu melihat dari sudut pandang jangka panjang. Ini mungkin berbeda dengan perusahaan ekuitas swasta yang harus menjual. Kami senang untuk menguasai pasar,” jelas Pandu.

Pada kesempatan yang sama, Chief Executive Officer BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan bahwa sejak Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bergabung dengan Danantara, dividen yang dihasilkan oleh BUMN tersebut akan dialokasikan ke Danantara.

Sejak BUMN-BUMN bergabung dengan Danantara, dividen yang dihasilkan oleh BUMN akan disalurkan ke Danantara. "Dengan dividen yang kami terima, kami tentunya akan melakukan investasi," kata Rosan.

Ia menjelaskan bahwa fungsi bagian Treasury adalah untuk memastikan bahwa dana-dana tersebut diinvestasikan secara efektif dan tepat sebelum beralih ke investasi jangka panjang.

"Dalam investasi, kami menetapkan berbagai kriteria, termasuk return minimum yang diharapkan, dampak terhadap penciptaan lapangan kerja, serta pengaruhnya dalam meningkatkan dan mengurangi impor," jelas Rosan.

Ia juga menekankan bahwa salah satu aspek terpenting dari investasi adalah daya saing.

"Dana yang diperoleh dari dividen ini akan digunakan untuk investasi di masa mendatang," tambah Rosan.

BPI Danantara secara resmi mengumumkan susunan kepengurusan lengkap di Jakarta pada hari Senin (24/03). Rosan percaya bahwa susunan kepengurusan BPI Danantara akan memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia dan membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.

Ia menegaskan bahwa dalam susunan kepengurusan tersebut tidak terdapat nama-nama yang diistimewakan, melainkan terdiri dari individu-individu yang telah berpengalaman di bidang keuangan dan investasi, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional.

Rosan juga menambahkan bahwa susunan kepengurusan ini masih memiliki potensi untuk berkembang seiring dengan berjalannya waktu.


Tag:



Berikan komentar
Komentar menjadi tanggung-jawab Anda sesuai UU ITE.

Komentar